Jalan Jalan Turki : Hagia Sophia, Blue Mosque (Day-3)

Posted: April 18, 2016 in Travel

Kelar mandi, kita titip tas sama yang punya hostel. Biar ga capek, kita cari objek wisata yang dekat-dekat hostel. Ternyata memang benar, ada jalan pintas yang lebih gampang dan tidak jauh dari jalan besar. Di sepanjang jalan banyak cafe, ke halte trem deket, ke Blue Mosque-Hagia Sopia juga bisa dijangkau jalan kaki tidak begitu jauh.

Karena kita tinggal di kawasan Sultan Ahmed yang sudah daerah turis, banyak lokasi yang bisa kita jangkau dengan jalan kaki. Sebelum jalan,kita isi perut dulu sarapan Simir yang banyak dijual di abang-abang gerobak. Harganya 1L/roti, kita beli dua, eeeh…dibalikin ga sesuai harga. Awalnya kita kira beda jenis roti beda harga. Taunya pas beli selanjutnya di bapak-bapak tua di lokasi lainnya, mau roti yang manapun tetep 1L harganya. Hmmmmh……

Simir

Sambil makan simir,kita duduk-duduk di taman. Kelar sarapan seadanya. Kita lanjut ke Blue Mosque numpang lewat aja dulu. Nanti sekalian pas Sholat Dzhuhur aja kita masuk. Foto bentar, lanjut ke Hagia Sophia. Mumpung masih pagi, kalau sudah siang katanya antriannya tambah panjang. Kita beli Muze Kart yang dijual di depan museum untuk masuk ke museum2 jatohnya bisa lebih murah. Kalau pake kartu itu, bisa dipake 3hari dengan beberapa museum yg bisa dimasuki bisa cek disini lengkapnya:

http://www.muzekart.com/en/museum-pass/about_27.html

museum-pass-istanbul

DAYS 85 TL and 5 DAYS 115 TL  FREE ENTRANCE TO 
Hagia Sophia Museum, Topkapı Palace Museum and *Harem Apartments, İstanbul Archaeological Museums, İstanbul Mosaic Museum, **Museum of Turkish and İslamic Arts, Museum for the History of Science and Technology in Islam, Chora Museum, Galata Mevlevi House Museum, Yıldız Palace, Rumeli Hisar Museum, Fethiye Museum “


HAGIA SOPHIA

Hagia Sophia biasa disebut juga :  Greek: Ἁγία Σοφία, “Holy Wisdom“; LatinSancta Sophia or Sancta SapientiaTurkishAyasofya. Masuk ke Hagia Sophia, lumayan rame banget ternyata. Apalagi kalo barengan rombongan turis, crowded banget. Didalemnya kita liat ada kerangka-kerangka penyangga gitu, ga tau lagi renovasi atau memang karena bangunan sudah lama. Tiba-tiba keinget sama film 99 Cahaya di Langit Eropa, karena baca bukunya dan nonton film-nya inilah jadi kepengen banget bisa kesini.

Aya Sofia1

Bangunan ini sebelumnya adalah gereja, namun ketika Konstantinopel ditaklukan oleh Sutltan Mehmed II pada , dirubah fungsinya menjadi masjid. Namun disaat Mustafa Kemal Atatürk berkuasa, bangunan ini fungsinya dirubahmenjadi museum, hingga kedua penganut agama bisa berkunjung kesini. Sebaliknya, di Cordoba juga ada bangunan yang dahulunya masjid ( Mezquita atau Masjid Córdoba)yang sampai sekarang berubah fungsi menjadi gereja.

Aya Sofia2
Di Hagia Sophia, kita bisa melihat tulisan Allah dan Muhammad bersanding di kanan-kiri mimbar, dan tepat ditengahnya ada gambar Bunda Maria. Speechless mau bilang apa.. Yang pasti sih saya sedih banget kalau masjid ini kini hanya difungsikan sebagai museum. Ornamen didalamnya pun jadinya kolaborasi, ada kaligrafi, ada juga gambar-gambar yesus. Hanya bisa termenung dan menatap…

Pegel keliling, kita istirahat lagi duduk-duduk sambil makan cemilan khas “Kastane” atau Chessnut yg biasa dijual di gerobak pinggir jalan. Biasanya mereka jualan jagung rebus juga. Kalau di Indonesia, Jagung rebusnya bisa jadi berbagai macam rasa. Disini hanya ada rasa asin🙂 oh iya, disini juga Abang-abang yg jualan gerobaknya banyak yang masih muda dan cakep. Hihiii…

Chessnut

BLUE MOSQUE

Karena sebentar lagi mau Dzuhur, kita segera merapat ke Blue Mosque untuk sholat berjamaah. Kirain ada tempat Wudhu didalam, ternyata pas sudah masuk, tempat Wudhu-nya ada di luar masjid. Jadilah kita buru-buru keluar lagi dan secepat kilat masuk ke masjid lagi. Oh ya, masjid ini bisa dikunjungi baik oleh muslim maupun non muslim. Namun ketika mendekati dan beberapa saat setelah Sholat,mesjid ini ditutup sementara untuk dipakai ibadah.


Alhamdulillaah… Akhirnya kesampaian juga bisa Sholat disini! Sujud syukur. Tempat yang saya impikan sejak dulu,akhirnya bisa juga menginjakkan kaki disini. Terimakasih Yaa Allah…

Blue Mosque

Blue Mosque7

Blue Mosque8

Selepas sholat, sebelum kembali ke penginapan buat istirahat, kita cari makan dulu. Oh ya, waktu sholat di Turki ini agak berbeda dengan Indonesia. Pas saya kesana, Shubuh sekitar jam 3-an, Dzuhur jam 1-an, Ashar jam 4-an, yang paling jauh beda sih Maghrib sama Isya. Disini Maghrib baru sekitar jam 8-an dan Isya jam 10-an. Mulai terkantuk-kantuk. Kadang malah ketiduran, bangun buat Sholat, terus bobo lagi🙂

Kembali ke makan siang, kita nyari resto sekitar Sultan Ahmed yang kelihatannya rame. Menu yang dipilih : Kebab🙂 karena harganya lumayan murah (meskipun yaaaaa… Kalo dibanding di Indonesia masih mahal bingiiits!). Satu harga kebab bisa sampe 50rebuan, sementara di Indonesia kalo beli di abang2 gerobak malah ada yang dinawah 10rb. Sakiiiiiiit-nya tuh disiniiiii… *nunjuk dompet :’)

Kebab di Turki macem-macem bentuknya. Kalau di Indonesia yang namanya kebab ya gitu, yang dililit roti pita. Kebab yang kayak gitu, di Turki namanya “Duruma”. Daaaaaaaan… Ga ada saosnya! Buat yang suka pedes, siap2 bawa saos sambal sachet dari Indonesia. Ada cabe bubuk gitu, tapi menurut saya pedesnya juga gak nampol🙂

Kenyang makan, saatnya istirahaaaaaaat! Balik ke penginapan, dan langsung tiduuuuur….

Btw,ngomong-ngomong soal penginapan, ada sedikit cerita. Seperti biasa,kita cari-cari hotel biasanya di booking.com. Soalnya biasanya CC kita di-charge pas kita udah sampe hotel, or masih dibatalin beberapa hari sebelum hari-H. Ini jam 8-an malam booking, Tiba-tiba pas bangun Shubuh ada notif dari CC-nya kalau ada tagihan sebesar 2jt-an. Panik dooong! Kirain ada yg nge-hack, soalnya dr Istanbul asal tagihannya. Langsung aja minta di-blokir CC-nya, minta konfirmasi juga sama pihak hotel-nya via email ga dibales-bales. Tapi syukurlah, ternyata bill itu emang dari si hostel tempat nginap. Pas kesana pun sama sekali ga ditanya no.booking kita dan cuma nanyain nama aja. Paspor pun ga diliat. Hostel yg aneh🙂 Tapi termasuk kategori hostel terbaik Trip Advisor 2012. Hostelnya kayak gimana? Minimalis banget, dan ga ada lift. Kebayang kan kalo kebagian di lantai-4 dan harus gendong2 ransel (ga kebayang gimana kalo bawa koper). Tapi dengan harga sekitar 600rb/malam (setelah di kurs ke rupiah), satu kamar berdua, kamar mandi dalam loh ya… masih tergolong lumayan murah dibandingkan harga hostel lainnya di lokasi2 yg lumayan deket Sultan Ahmet yg bisa dijangkau dengan jalan kaki ke lokasi2 wisata sekitarnya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s