Backpacker ke Thailand Day-1 : CATHUCAK MARKET

Posted: March 11, 2015 in Travel

10 Agustus 2014

Meskipun ini bukan perjalanan pertama saya ke Thailand, tapi 1 hari sebelum keberangkatan kali ini adalah rempong day! Tiba-tiba saja Pemerintah mengumumkan kalau semua proses keimigrasian akan dipusatkan di Terminal-2 Bandara Soetta, padahal selama ini Terminal-3 Air Asia punya imigrasi sendiri yang ditempatkan disana. Kalo bukan flight pagi sih gak masalah, lah ini? penerbangan jam 7.30. Kalau harus bolak-balik T3-T2-T3 cuma buat pemeriksaan Paspor? Wasting time banget deh… Mana rumah jauh dari bandara, naik kendaraan umum, jam berapa coba saya harus berangkat? Saking takutnya ketinggalan pesawat, saya dan si Adik malah berfikir untuk nginap di bandara saja. Fiuuuh….
Tapi Alhamdulillah banget, malemnya dapat kabar kalau tetap diputuskan proses keimigrasian masih bisa dilakukan di Terminal 3. Alhamdulillah, gak jadi deh rempong deh🙂 Finally, jadi deh ke Thailand lagi! Dulu pernah ke Thailand, ke Phuket dulu lanjut Bangkok. Sekarang  pengennya sih fokus di Bangkok aja, kalaupun melipir dikit ke tempat wisata yang gak jauh-jauh dari Bangkok, bisa dijangkau dengan perjalanan darat. Karena ambil cuti juga cuma 3 hari.

Semenjak Air Asia memindahkan penerbangannya di bulan Oktober 2012, Sampai Bangkok kita mendarat di bandara Don Mueang. Dulu pas ke Bangkok masih mendarat di Svarnabhumi dan dari sini ada kereta bandara bagus yang menjangkau sampai ke kota-nya. Di Don Mueang ada kereta juga sih, tapi gak sebagus akses dari Svarnabhumi. Malah, pas sampai Don Mueang-nya kita sempat shock gitu. Kok begini bandara-nya… Pas keluar apalagi. Kereta yang kita naikin sama dengan kereta KRD (Diesel) odong-odong 3rb  jurusan Jakarta –  Purwakarta🙂 Emang sebanding sih sama harga tiketnya, murah banget! pas kita bawa Baht-nya juga ga ada recehan. Finally kita balik lagi ke arah bandara buat belanja ngerecehin Baht. Mau naik bus ke arah kota-nya takut macet, kita memutuskan tetap naik kereta. Toh sudah terbiasa naik KRD🙂

Stasiun Don Mueang

Seru juga sih, nambah pengalaman. Di kereta itu kita berbaur sama penduduk asli Thailand-nya. Mereka ramah kok, meski kita sama-sama tidak mengerti bahasa satu sama lain. Ternyata, disana juga sama banyak yang jualan di kereta. Ada yang jual buah-buahan, minum,dll. Tapi sekarang Indonesia lebih rapi, tukang jualan sudah gak bisa jualan di dalam kereta. Lama perjalanan sekitar 1 jam, dari Don Mueang ke Hua Lamphong. Stasiun ini stasiun besar di Bangkok yang menghubungkan luar kota (bahkan antar negara, seperti menuju Malaysia). Sebelumnya, buat yang pertama kali ke Bangkok akan saya jelaskan terlebih dahulu. Untuk memudahkan perjalanan, di Bangkok ada BTS dan MRT. Perbedannya? Kalau BTS itu jalurnya dibangun di atas jalan raya, kalau MRT jalurnya dibangun di bawah tanah (Subway). Jadi, sebelum bepergian kita lihat dulu apakah tempat yang akan kita tuju lebih dekat ke stasiun BTS atau MRT.

BTS

Sampai di Hua Lamphong, kita awalnya bengong. Kok pada turun semua. Untung ada mas-mas baik yang bisa English (Halah…sebutan buat “Mas” untuk orang Bangkok ga tau soalnya) ngasih tau kalau ini stasiun terakhir. Karena penginapan kita di Padi Madi Guesthouse dilewatin jalur BTS, kita naik MRT dulu dari Hua Lamphong, lanjut naik BTS.

Karena sudah jam makan siang, sampai penginapan kita istirahat sebentar untuk sholat dan makan cemilan yang kita beli di bandara. Lumayanlah buat ganjel perut. Btw, penjaga resepsionisnya pakai Kaos Bali looooh🙂

Guesthouse Padi Madi

Beres semua, kita lanjut menuju Cathuchak. Woooow…baru sampe lanjut belanja?! Ya mau gimana lagi, soalnya Pasar ini adanya cuma Sabtu-Minggu. Kita sampai Thailand hari Minggu, pulang Rabu. Kalau ga hari ini belanja,kapan lagi?🙂

chattuchakmap

(Cathucak Map)

Tertarik mengunjungi Cathucak karena “katanya” barangnya murah-murah, dan bisa nemu yang unik-unik. Saking lebarnya, kita sudah ngeprint peta-nya dari internet untuk mempermudah pencarian barang yang kita minati. Satu lagi: Kulineran!🙂 Dari hasil browsing,katanya di Cathuchak ini ada rumah makan yang jual makanan Thailand HALAL. Ya, sebagai Muslim, ketika bepergian ke tempat yang mayoritas Non Muslim, penting sekali bagi saya untuk bisa pilih-pilih mana makanan Halal yang bisa dimakan.

Cathucak Kuliner

Restoran makanan Halal Thailand di Ctahucak ini adanya di dekat jam antik yang ada di Section 16. Jadi kuncinya adalah temukan dulu section 16, Rumah Makannya ada di sebelah kiri jam antik. Rumah Makannya bernama “Saman Islam”, saya memilih menu : Pad Thai dan segelas Thai Tea.

Di cathuchak ini, mulai dari makanan, pakaian, sepatu,tas, souvenir, pokoknya apa saja hampir semua ada disini. Mau cari yang murah ada, yang mahal juga ada. Tapi kualitas ga pernah bohong sih ya.. Dilihat bagus, pas nanya harga jiper juga. Soalnya disini harus ditawar. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya ngincer-nya barang yang harga-nya sudah dibandrol saja. Lebih aman buat kantong (dompet). Heheee…

Cathuchak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s