KOREA DAY-2 : Gamcheon Culture Village (Taegukdo Village), Jagalchi Market, BIFF Square , Busan Tower (Yongdusan Park), Taejongdae Resort Park

Posted: December 21, 2014 in Travel

Busan Day -2

Sabtu, 10 Mei 2014

Gamcheon Culture Village (Taegukdo Village)

Hari ke-2 di Busan, kita berencana untuk pergi ke Gamcheon Culture Village. Dari informasi yang kita baca, banyak yang bilang kalau ke Busan jangan lupa mampir kesini. Santorini-nya Korea, begitu mereka bilang. Daripada jauh ke Santoroni asli yang ada di Yunani sana. Kenapa orang pengen banget kesana? kalau diliat di gambar-gambar sih pemandangannya bagus, lokasinya yang berada di pinggiran laut, dengan rumah padat.

Menuju Gamcheon Culture Village, kita naik subway dulu sampai Toseong Station lanjut naik Bus. Sebelumnya, kita sudah mencari tau dulu rute yang akan kita tempuh, naik apa. Dan sepertinya selain kita juga banyak turis yang mau kesana, jadi tidak terlalu takut salah turun. Bus-nya kalau di Jakarta kayak Kopaja/Metromini gitu. Kalau ga kebagian duduk, ya berdiri. Rute yang dilalui juga naik-turun jalannya, soalnya Village yang kita tuju ini lokasinya memang di perbukitan.

Untungnya ada ibu-ibu muda yang berbaik hati dan bisa berbahasa Inggris yang memberi kita informasi pas turun dari Bus. Si Ibu tadi rumahnya sepertinya emang di Village itu, jadi dia sudah terbiasa dengan turis. Dia ngasih tahu, kita bisa beli peta dulu dan nanti ada cap yang bisa kita minta di lokasi tertentu di peta yang kita punya.

Gamcheon2

Gamcheon Culture Village dulunya merupakan tempat perlindungan bagi Agama Taegeukdo selama Perang korea. Pengungsi dari seluruh desa datang kesini untuk mencari keselamatan dari penganiayaan. Seiring berkembangnya jaman, desa ini kini menjadi desa seni dimana terdapat karya-karya seni yang sepanjang jalan yang kita lewati. Rumah di-cat berwarna-warni , tembok yang digambarin, patung-patung, dll. Yang penting harus dijaga aja sikap, jangan berisik, karena rumah-rumah itu masih banyak dihuni.

Gamcheon3

Cumaaaaaaa….kalau mau kesini harus persiapan pakai sepatu yang nyaman buat jalan. Jalannya naik-turun, dan luaaaaas banget! Saya aja sama si Adik nyasar-nyasar (selain emang hobby nyasar sih, hehee…). Males balik lagi ke jalur asal kita datang, akhirnya kita terusin aja keliling, ternyata kita tersesat! Akhirnya kita memutuskan naik Bus yang mirip dengan jalur kita naiki pas ke sini, dan untungnya bener.

How to get there :

1.Take Subway Line 1 (accessible from Busan Station) to Toseong Station.

2.Come out Exit 6.

3.You will be facing an intersection. Turn right at the corner and walk straight. You will see a hospital on your right. The bus stop is right in front of the hospital. Pusan National University Hospital building (Block C, Cancer Centre)

4.Take either Bus 2 or 2-2. (all are green bus) and the bus driver will announce when you reach Gamcheon Cultural Village.

5.This will take you to Gamcheon Culture Village at top of the hill.                                                                                                                                                                                    

Jagalchi Market (자갈치시장 (부산))

Awalnya, kita kesini penasaran saja gimana pasar ikan-nya Korea. Dulu waktu ke Jepang, kita rencananya mau mampir ke Tsukiji Market tapi ga’ sempat mampir karena padatnya jadwal. Mumpung di Korea ada Pasar Ikan yang katanya terkenal juga, kita sempetin mampir. Tapi namanya Pasar ya gitu deh…baru nginjek depannya aja kita sudah berminat. Mau ngapain coba kesitu? Beli ikan mentah trus masaknya dimana? Hihi.. yasudah, akhirnya kita cukup sampai halaman depan lihat-lihat sebentar, lanjut ke tujuan selanjutnya : BIFF Square.

Jagalchi Market

How to get there :

Jagalchi Station (Busan subway line 1), Exit 10.

Turn right onto Jagalchi 3(sam)-gil Street.

Walk for 5min, then turn left to arrive at Jagalchi Market.

 

BIFF Square (BIFF 광장 (구, PIFF 광장)

???????????????????????????????

Setelah mampir sebentar ke pasar ikan, kita lanjutkan ke sebuah tempat yang bernama BIFF Square. BIFF Kepanjangan dari Busan International Film Festival. Di lokasi tersebut, selain ada bioskop juga banyak sekali toko dan makanan di sepanjang jalannya.

Dari sekian banyak street food yang ada, saya dan si adik mencoba makanan yang kelihatannya halal. Jatuh pada pilihan kue tradional yang bernama : Hotteok, terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan kacang. Ada satu penjual yang sangat ramai sekali! Karena penasaran, kita bela-belain antri. Dan rasanya memang beda dengan yang pertama kita beli. Sambil antri, kita juga bisa melihat cara pembuatannya.

How to get there :

Jagalchi Station, Line 1, Exit 7,

5min walk from the station (Walk straight and turn left)

 

Busan Tower (Yongdusan Park) (부산타워)

Sebetulnya sudah pegel banget ini kaki! Tapi karena masih penasaran dengan Busan Tower, dan saya sangat terobsesi untuk foto di menara-menara yang ada di dunia🙂 jadi dipaksakan juga kesana. Meski nyasar-nyasar dan letaknya yang jauh diatas! Untungnya dipasang eskalator untuk menuju ke tempta tersebut. Selain Tower, disana juga ada tamannya, sekalian bisa leyeh-leyeh sambil nunggu kaki enakan biar bisa diajak jalan kembali.

Busan Tower

Sama seperti Namsan Tower, disini kita juga bisa melihat “gembok cinta” , namun tidak sebanyak yang terpasang di Namsan Tower.

How to get there :

Nampo Station (Busan Subway Line 1), Exit 7.

Upon exiting the station, turn left onto Gwangbok-ro Street (광복로).

Go straight 160m to arrive at Yongdusan Park (escalator on the right).

 Taejongdae Resort Park (태종대 유원지)

Lokasi terakhir yang akan kita datangin adalah “Taejongdae Resort Park”. Busan terkenal dengan kota pelabuhan, dan lokasi ini adalah lokai yang katanya bagus untuk menikmati pemnadangan alam-nya. Disini semua ada : Hutan, Laut, juga mercusuar-nya.

Letaknya jauh dari pusat kota, untuk menuju ke lokasi ini kita menggunakan Bus. Dan ternyata, Bus-nya juga penuh. Lumayan juga berdiri,untung di Jakarta sudah terlatih🙂 Karena kurang mencari informasi, kita jalan kaki doooooong dari pintu masuk ke mercusuar! Rasanya? Luarrrrrr biasa pegel! Hahaaa…..

Awalnya kita PD aja, karena banyak lihat orang Korea-nya pada jalan kaki juga. Tapi kok gak sampai-sampai. Hebatnya, malah ada juga perempuan yang pakai high heels! Untung pakai sepatunya nyaman, setidaknya kaki terselamatkan. Tidak usah bawa air banyak-banyak, karena banyak kran air minum gratis di sepanjang jalan. Untuk menghemat tenaga, buat yang mau kesini saya sarankan untuk naik kereta api mini yang bisa mengantar sampai ke lokasi mercusuar. Karena sampai lokasi mercusuar pun kita masih harus naik-turun tangga, biar gak double capek-nya🙂

Taejongdae Resort Park

Sampai mercusuar, sebetulnya kita bisa melanjutkan perjalanan lagi. Tapi karena sudah tidak ada tenaga, akhirnya kita putar balik ke pintu dimana kita masuk. Itupun jauhnya sama! Agak ngeri juga takut kemalaman di tengah hutan, tapi ternyata makin sore menjelang malam banyak juga yang baru pada naik. Tapi kebanyak sih couple, yang dengan romantisnya berpegangan tangan,berdandan manis dan berbaju bagus layaknya mau ke pesta (apa habis pada pulang kondangan yak?)🙂

Bersyukur kita pulang disaat matahari mau terbenam, Dari atas bukit kita bisa melihat sunset yang begiiiiiiiiitu indah! Beberapa saat kita meluangkan waktu untuk mengabadikan sunset indah itu. Subhanallah…. terbayarkan deh rasa capeknya!

How to get there :

From Busan Station, take Bus 88 or 101 and get off at Taejongdae (태종대).

Buses bound for Taejongdae: 8, 13, 30, 88, 101

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s