Travelling ke Karimun Jawa (Day-1)

Posted: August 18, 2014 in Travel

Siapa sih traveler yang tidak ingin pergi ke Karimun Jawa? Tempat yang katanya eksotis dengan pemandangan bawah lautnya, apalagi ini masih terletak di Pulau Jawa. Pasti semuanya pun akan menganggukan kepala dan memasukannya ke dalam wish list, meski entah kapan bisa terwujud. Begitupun dengan saya dan teman-teman gank tukang jalan🙂 Tapi karena ada yang sudah pernah kesana dan waktu yang tidak bersahabat dengan yang lainnya juga, akhirnya setelah nyari sana-sini cuma terkumpul 4 orang. Saya, 2 teman (Poppa dan Yuli) dan Adik saya yang ikut penasaran dengan Karimun Jawa.

Dari awal kita memang sudah males kalau ikut EO, selain jadwalnya yang sering tidak cocok dengan kami yang semuanya bekerja, plus ketidakcocokan itinerary mereka. Meskipun ada baiknya juga,bisa menambah teman ya, dan diurusin dari A-Z tinggal setor duit, beres. Tapi ga enaknya kalau dapet EO yang suka-suka, tidak sesuai perjanjian di awal.

Beruntung saya ada kenalan dekat, sepupu teman saya yang rumahnya di Karimun Jawa tapi lagi merantau ke Jakarta. Dia menyanggupin untuk menghubungi Bapaknya yang ada di Karimun untuk mengurus tiket kapal Jepara-Karimun Jawa dan penginapan selama disana. Yang terpenting katanya itu dulu, kalau sudah sampai Karimun nanti gampang mereka mau nyariin kapal buat keliling Pulau dan Guide-nya. Alhamdulillah… baik banget ya🙂 *Makasih Dek Naj…

Kebetulan di akhir Maret itu juga ada jadwal bagus, senin libur, jadi tidak usah ambil cuti. Setelah mendapat kepastian tiket kapal cepat Jepara – Karimun, kita langsung gerak cepat booking tiket kereta. Karena baru booking sebulan sebelum keberangkatan, itupun udah ga dapet tiket Bisnis, akhirnya ambil Eksekutif, baru deh pulangnya ambil kelas Bisnis. Kereta Bisnis sekarang juga udah lebih manusiawi dan ber-AC pula. Tidak ada tiket berdiri.

Hari-H keberangkatan, sempet H2C karena ada kereta anjlok di rute yang kita lewatin (di sekitar Karawang) hingga menimbulkan keterlambatan. Kereta bisa lewat, tapi antri. Sampai Semarang kita lewat 2 jam dari waktu yang dijadwalkan. Untungnya ada saudaranya Yuli yang bisa anterin dari Semarang ke Jepara, finally bisa keburu sampe Jepara. Kita naik kapal cepat jadwal jam 8. Pelabuhan Kartini meski masih pagi banget sudah rame banget! Tidak terlihat antrian di loket, katanya sih kalau mau kesini emang harus booking dulu dari jauh-jauh hari. Ada 2 jenis kapal dari pelabuhan Kartini menuju Karimun Jawa, kapal biasa dan kapal cepat. Kita pesan kapal cepat, mengingat keterbatasan waktu selama disana, biar punya waktu lama di Karimun. Dan kalau melihat kondisi kapal biasa juga tidak begitu nyaman dan berdesakan. Mengingatkan saya dengan pengalaman ketika menyebrang ke Pulau Pramuka dari Muara Angke. Fiuuuh…berjubel! Bikin serem.

Sama bapak-nya temanku itu, kita dipesankan tiket VIP dengan harga 130rb sekali jalan. Kapalnya sangat nyaman, ada Tv-nya, ber-AC, dan yang paling penting standar keselamatannya juga lumayan terpenuhi. Setiap penumpang disediakan jatah pelampungnya. Naik kapal seperti ini mengingatkan saya ketika pergi ke Phuket, dan waktu nyebrang dari Shenzhen ke Macau.

Kapal Cepat Karimun

Waktu di perjalanan juga ga begitu lama, perasaan baru tidur udah sampe lagi🙂 belum puas rasanya tidur. Sampai Karimun kita sudah dijemput sama kenalan bapaknya temen saya yang akan ngurusin kita selama disana. Tadinya kita belum dapat penginapan, namun ternyata ada yang membatalkan penginapan yang udah di-booking karena terlambat sampai Jepara. , sehubungan ada kereta anjlok dan tidak bisa ngejar jadwal kapal ke Karimun. Sedangkan untuk booking tiket untuk jadwal berikutnya sudah kehabisan! Jadi, sedikit tips nih untuk yang akan ke Karimun Jawa tanpa EO. Terutama untuk yang menggunakan kereta, jangan cari jadwal yang terlalu mepet sampai Semarang. Dari Semarang ke Jepara masih butuh waktu 2 jam-an lagi, itupun kalo lancar. Perhatikan “X” Faktor, kemacetan di jalan dan keterlambatan kereta tadi.

Sampai Karimun Jawa kita langsung diantar ke Penginapan, sewa omprengan dari Pelabuhan 50rb. Selama di Karimun kita menginap di perumahan penduduk, 70rb/hari. Sempat shock juga waktu dikasih tahu kalau disana mati lampu dari jam 12 malam sampai jam 6 pagi! Jadi sesiangan mati lampu, dan kita cuma bisa memanfaatkan listrik dari jam 6 sore sampai jam 12 malam! Fiuuuh… Langsung yang terbayang adalah “bagaimana dengan nasib gadget dan kamera kita kalau lowbatt?”🙂 Akhirnya untuk gadget kita akalin dengan nge-charge Powerbank aja, biar bisa dapet “nyawa” selagi mati lampu. Toh kita juga gak seharian di rumah.

Siang sampai sore, karena belum ada jadwal keliling pulau, kita manfaatkan untuk istirahat. Cari makan, dan menunggu sunset di dermaga. Alhamdulillah cuaca cerah ceria, dan kita dapet sunset yang Subhanallah begitu indahnya. Sebagai penikmat Matahari terbit dan tenggelam, sungguh ini salah satu moment yang begitu indah..

Sunset di Dermaga Karimun Jawa (1)

???????????????????????????????

Malamnya, kita habiskan di Alun-alun Karimun. Kalau malam hari disini rame yang jualan, selain yang jual makanan ada juga yang jual oleh-oleh khas Karimun Jawa.

PEntas Seni Budaya di Karimun Jawa

Malamnya kita istirahat cepat, untuk mempersiapkan tenaga buat keliling pulau keesokan harinya. Benar saja, ketika tengah malam kebangun, whuaaaa…gelap gulita! Untuk saya yang phobia kegelapan lumayan bermasalah juga sih. Walhasil tiap kebangun harus nyalain HP biar terang, dan bisa tidur lagi. Kalo ga’ gitu, rasanya sesak nafas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s