Bacpacker ke Shenzhen China

Posted: April 21, 2014 in Travel

11 Mei 2013

Paginya,kita mencoba untuk mencari stasiun Metro terdekat. Karena kita yakin, semalam itu sebenernya jarak stasiun ke penginapan tidak begitu jauh. Cuma karena gak tau lokasinya, jadi sopir taksinya muter-muter gitu. Beruntung ketemu sama mbak-mbak kantoran yang bisa English kerja di Shangrila Hotel dekat ke stasiun  Metro. Kita ditunjukin jalan sampai di perempatan, sementara dia menuju hotel, kita menuju stasiun. Lumayan jauh sih dari penginapan, tapi si mbak yang bareng kita itu hebat banget. Jalannya cepet, dan sepertinya tiap hari dia berangkat kerja jalan kaki. Dekat penginapan kita itu memang banyak apartemen.

Jalur metro di Shenzhen ini tidak begitu rumit, tapi jauh banget dari penginapan. Kalau mau ke Shenzhen, cari hostel yang dekat stasiun Metro saja. Biar ga pegel jalan kaki🙂 Dan ngantri metro di Shenzhen luar biasa panjangnya! Jadi kita memilih untuk membeli kartu langganan meski mahal, sekitar 200rb.

Image

Lokasi yang kita tuju pertama kali adalah Window of The World (WOW). Ini adalah taman mini-nya dunia. Kalau di Indonesia ada Taman Mini Indonesia yang merupakan replika rumah-rumah di Nusantara, kalau di WOW ini ada replika dari landmark yang ada di dunia. Belum kesampaian keliling dunia? Yaa… minimal kesini dulu deh.. Siapa tahu suatu saat nanti bisa mengunjungi landmark aslinya. Aamiin… Untuk lengkapnya, bisa dilihat di link ini :http://www.szwwco.com/index.html

WoW depan

Tidak susah nyari lokasi wisata ini. Kita bisa turun langsung di stasiun WoW, gak jauh dari pintu keluar stasiun sudah dekat ke pintu Gerbang. Dari luar sudah terlihat ada replika bangunan khas perancis, Louvre. Mengingatkan saya dengan film Da Vinci De Code dengan Robert Landon-nya. Di gerbang depan, arsitektur Kuno sudah menanti, lengkap dengan patung-patungnya, Sebelum masuk, kita membeli tiket seharga 160 RMB Dan memilih keliling dulu naik kereta wisata untuk memberi tanda spot-spot menarik. Karena kereta wisata ini tidak berhenti di setiap lokasi, hanya beberapa menit saja. Setelah selesai berkeliling lokasi wisata yang ternyata sangat luas ini, kita kemudian berkeliling lagi dengen berjalan kaki. Untuk berfoto di setiap spot menarik versi kami🙂 Dari Menara Eifel, Taj Mahal, Spinx, sampai Candi Borobudur ada disini. Tapi jangan harap bisa menyerupai aslinya, kita berasa seperti ada di negeri liliput🙂

 WoW Collage resize

Setelah puas berkeliling, karena masih ada waktu setengah hari. Kita bermaksud untuk melanjutkan perjalanan ke Dongmen (pasar) untuk shopping. Tapi akhirnya kita memutuskan ke OCT (Splended China), mengingat males kalau besok harus bolak-balik  jalan kaki lagi dari hotel ke stasiun metro. Untuk mengisi amunisi, kita nongrong di KFC untuk menambah  tenaga lagi. Pas mau naik metro, baru nyadar kartu Pass Card keretanya ilang! Huhuuu…. Padahal baru dipakai sekali dan saldonya 200rb😦

Dari WoW ke OCT (Splendid China) ga gitu jauh, hanya beberapa stasiun. Splendid China ini miniaturnya China. Lokasi-lokasi wisata yang ada di China ada disini, termasuk tembok China. Sama seperti d WOW, bentuknya pun sangat mini🙂 karena sudah capek, kita memilih untuk naik kereta wisata saja berkeliling. Karena lokasinya sangat luas! Dan kebetulan kita satu kereta dengan rombongan tour pejabat Indonesia entah dari daerah mana. Ada temannya yg males-malesan gitu diledek sama teman satu rombongannya. Ngapain jauh-jauh kesini kalau males-malesan, gara-garanya dia ga mau diajak turun dari kereta untuk keliling. Sama seperti di WoW, kereta berhenti sejenak di lokasi tertentu. Setelah selesai keliling naik kereta, kita keliling sebentar jalan kaki di lokasi depan. Masuk ke bangunan muslim untuk foto-foto. Didalamnya ada pemutaran film dokumenter sebentar, dan banyak terdapat kaligrafi juga dipajang di dinding.

Splended China2

Cukup puas (dan tentu saja capek) berkeliling, kita melihat pertunjukan seni di panggung hiburan. Habis itu lanjut pulang. Oh ya, disini kita juga menemukan gula-gula Favorit sama seperti dulu waktu di Korea! Bedanya, yang jualan ga’ seatraktif seperti di Korea yang bisa ngomong “Aku Cinta Kamu”. Hihi…

Dragon Whisker Candy1

Rencananya sepulang dr OCT pengen mampir ke Dongmen, tapi ga sempet karena sudah kesorean dan takut ga keburu menjama’ sholat. Maka kita putuskan langsung balik ke hotel. Dekat hotel, bertemu dengan rombongan orang Indonesia yg mau ke Louhu Comercial City dekat stasiun Metro.  Mereka juga sama seperti kita, tidak pakai tour. Cuma bedanya, berombongan bapak-bapak dan Ibu-ibu. Ih, seneng banget ya… Sudah nikah tapi masih bisa traveling ala backpacker gitu. Sampai hotel, tepaaar! Dan kita punya waktu yang cukup agar besoknya bisa fresh kembali, untuk melanjutkan perjalanan ke Macau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s