JAPAN DAY-5 : TOKYO TOWER – ODAIBA

Posted: January 10, 2014 in Travel

Minggu, 27 Januari 2013

Jadwal kita hari terakhir di Jepang hari ini adalah : Tokyo Tower, Odaiba, Akihabara, dan Asakusa (lagi).

Karena ini hari terakhir di Jepang, kita akan memaksimalkan waktu yang tersisa dengan mengunjungi berbagai lokasi wisata. Untuk itu,pagi-pagi banget kita udah jalan dari hostel. Barang bawaan udah kita packing, dan di titip. Ribet juga soalnya mikir bawa tentengan berat.

TOKYO TOWER

Lokasi pertama yang kita kunjungi adalah Tokyo Tower. Dari Asakusa, kita menuju Daimon (Asakusa Line). Disini kita tidak begitu lama, hanya sekedar ngobatin penasaran wujud dari salah satu icon-nya Tokyo. Konon katanya, sebelum ada Tokyo Sky Tree, Tokyo Tower ini yang utama. Pas kita lihat, emang jauh banget sama Sky Tree yang tingginya sangat menjulang. Tokyo Tower ini hanya 332,6m Meter. Saya dan si adik jadi teringat menara sutet yang ada di Indonesia🙂 Sangat jauh dari yang kita bayangkan awalnya, mungkin karena kita sudah sering liat Menara ya! Oh iya, ngomong-ngomong soal Menara, gara-gara baca buku “5 Menara”nya A.Fuadi saya terobsesi untuk berfoto di tiap menara yang ada di negara yang saya kunjungi🙂

Tokyo Tower edit

Sebentar kita di Tokyo Tower, langsung kembali ke Daimon station untuk melanjutkan perjalanan ke Odaiba. Oh ya, di Tokyo Tower ini kita kembali bertemu dengan Ibu-ibu Jepang yang berbaik hati menawarkan diri untuk memotret saya dan si adik. Dibalik “keras”nya wajah mereka, ternyata banyak juga yang ramah. Kita telah membuktikannya berkali-kali. Arigato Gozaimasu.

ODAIBA
Dari stasiun Daimon, kita menuju Shimbasi stasiun (asakusa line). Ganti kereta, dari Shimbasi kita menuju Odaibakaihinkoen (yurikamome line). Hargainya waktu itu sekitar 310Yen. Bisa beli tiket one way / return.

Mengapa kita memilih untuk mengunjungi Odaiba? Rekomendasi ini ke tempat ini diberikan oleh Kakak saya yang pernah kuliah di Jepang. Odaiba ini sebuah tempat yang unik. Menurut data dari Uncle Google, Odaiba ini adalah Pulau buatan yang dibuat di Teluk Tokyo yang yang dihubungkan dengan pusat kota Tokyo dengan Jembatan Rainbow. Odaiba merupakan salah satu tujuan wisata di Tokyo, sekaligus lokasi pusat perbelanjaan dan permukiman. Kantor pusat jaringan televisi Fuji Television juga berada di tempat ini.

Pertama sampai, kita keliling melihat Showroom Toyota. Mobilnya unik-unik, banyak yang ga ada di Indonesia, dan saya pun sama si adik numpang-nampang di mobil kecil yang kalau di Jakarta mirip dengan mobil kancil🙂

Mobil

Tadinya kita pengen banget naik kincir raksasa (Faris wheel) untuk melihat Jepang dari ketinggian. Tapi karena lagi musim dingin, (mungkin) sedang banyak angin kencang, kincir raksasa-nya gak jalan😦 dan lucunya, awalnya kita melihat ada antrian panjang dikira antri naik kincir. Kok makin kedepan makin terlihat banyak ABG dengan dandanan nyentrik. Dan ternyata, itu memang bukan antrian naik kincir. Kayaknya sih festival anime gitu🙂

Akhirnya kita lanjut keliling ke Odaiba port, foto-foto sama replika Patung Liberty. Ternyata, ga harus jauh-jauh ke Amerika buat foto dengan Patung Liberty!🙂

Odaiba10

Dan foto bareng robot Gundam. Sebetulnya saya juga ga familiar sama robot ini, tapi katanya pernah nge-heitz juga di indonesia, di jamannya :)  Yang keren, pas kita kesana, lagi ada atraksi. Patungnya bisa gerak-gerak dan mengeluarkan suara.

Gundam Odaiba

Habis itu kia ke Fuji tv, tapi karena kebetan ga dibawa. Bingung juga mau ngapain disana, petunjuk arahnya bahasa jepang semua! Hahaa… Akhirnya setelah naik, turun lagi. Fuji Tv lantainya tinggi, dan ada sight seeing-nya. FYI aja, lokasi yg satu ke yang lain jauh, bikin pegel. Banyak mall, secara pusat perbelanjaan. Tapi udah ga niat buat belanja (baca: duit juga pas-pasan). Halah…

ODAIBA

Meski kaki udah pegel banget, tapi penasaran sama Akihabara. Akhirnya kita lanjut ke Akihabara. Katanya, selain ada elektronik,ada juga yang jualan buat oleh-oleh. Tapi gak nemu. Jalanan penuh orang, kaya’ car free day. Ga’ ada mobil lewat. Banyak dijual anime gitu. Foto-foto dan poster Adult juga bebas banget dipajang di toko. Poster AKB48 segede gaban dipasang di tengah pertokoan. Tadinya sih pengen nyari barang second di softmap, tapi takut ga bisa dipakai juga di Indonesia. Iphone-nya disana kebanyakan sudah bundling dengan nomer jepang (softbank).Akhirnya balik dengan tangan kosong.

Akihabara

Pulang ke Asakusa,mampir ke pusat belanja di Kaminarimon. Banyak jualan lucu-lucu. Yg di emper dijalanan harganya lebih murah. Dan yang bikin ngiler, tetep street food-nya! Saya
nemu kue ikan yang yummy, isi red been. Disitu sekalian kita bisa lihat proses pembuatannya. Yang unik kalau di Jepang itu,belanja ini-itu selalu mereka kemas dengan bagus. Beli kue aja dibungkus kayak kado🙂

Kue Ikan1

Karena waktu yang sudah sangat mepet, kita bergegas balik ke penginapan. Beres-beres packing barang yang barusan kita beli. Dan habis itu langsung cabut ke bandara. Naik kereta ekspress dari Asakusa, langsung ke Haneda (Keikyu line). Daaaan… Ternyata salah turun di domestic airport! Nanya sama petugas disitu, dijawab “Go Back”! Akhirnya Terus balik lagi 1 stasiun, kereta sudah mau jalan, untung petugas itu baik. Dia lari-lari, minta temennya yang masinis buat jangan jalan dulu. Aaaah…sungguh sangat baik sekali! Arigato.. Arigato… !

Sampai bandara, saya nyari Kit-Kat Green Tea yg melegenda itu. Sebenernya kita udah nyari-nyari pas lagi jalan-jalan, tapi ga nemu. Di luar bandara (sebelum check in) dijualn1575yen 1box (isi 10kotak), Ada di jual di 7Eleven juga. Tapi ternyata ada dijual juga di Dutyfree, lebih murah! Harganya 1500yen🙂 Just info saja, denger-denger kabar pas saya nulis Blog ini baru tau kalo katanya Kitkat produksi Jepang ini belum Halal. Kalo yang produksi Indonesia sudah Halal. Tolong di-cek dulu kebenarannya ya….khususnya bagi yang Muslim.

KitKat

Penerbangan dari Haneda – Kuala Lumpur saya dan si adik berjauhan dapet kursinya. Namanya juga tiket promo, ga mau rugi buat ngeluarin duit pilih kursi🙂 Tapi penerbangan sempat delay beberapa saat karena ada satu dan lain hal. Ga gitu jelas pas diumumin,alias ga gitu ngerti mereka ngomong apa :) Saya masih agak-agak parno ketika akhirnya pesawat take off juga, banyak-banyak istighfar dan do’a semoga selamat sampai tujuan.

Sayonara Japan, semoga kita bisa bertemu lagi. Belum puas rasanya menjelajah. Dan akhirnya saya bisa melihat salju turun perlahan, meski hanya dari balik jendela pesawat. Sayonara….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s