Wisata Purwakarta : Danau Jatiluhur

Posted: November 24, 2011 in Travel

Lahir di Purwakarta. Hampir tiap week end pulang ke Purwakarta. Bisa di hitung jari berapa kali main ke Waduk Jatiluhur🙂 kalaupun kesana, paling buat berenang . Dulu pas jaman sekolah adanya kolam renang biasa, sekarang sudah mending ada Water World. Lebih seru, ada perosotannya buat meluncur.

Dan akhirnya.. pada suatu kesempatan, teman saya satu kantor ada yang punya tambak ikan disana. Setelah beberapa kali tertunda, kita satu ruangan “Family gathering” kesana. Buat saya yang belum berkeluarga? Tidak masalah, masih bisa ngajak ponakan🙂 Kebetulan, kata Ibunya ponakan saya ini, sudah lama dia ingin naik perahu. Tapi karena sistem-nya di Jatiluhur kalau mau naik perahu keliling danau harus sewa 1 perahu, jadi si Ponakan saya ini selalu tidak kesampaian mewujudkan keinginannya. Harap maklum, kalau sewa sistem perorangan jatuhnya lebih mahal.

Karena lokasi rumah kita berbeda, kita janjian bertemu di Km 57 Tol Cikampek, dan kemudian sama-sama berangkat ke Jatiluhur. Dari Jakarta, menuju tempat wisata Waduk Jatiluhur bisa keluar di Tol Ciganea (Jatiluhur). Dari situ, nanti tinggal ikuti petujuk arahnya. HTM menuju lokasi waduk 7rb untuk dewasa, mobil tambah Rp 10rb. Tapi kalau yang punya tambak ga harus bayar, bilang saja “mau ke tambak”. Gratis🙂

Sampai Waduk Jatiluhur,kita langsung menuju tempat perahu mangkal yg disewakan. Sebelumnya kita sudah sewa untuk 20orang. Peserta kita banyak anak kecilnya🙂 Waktu perahu pertama dinaikin, dan masih menjaga keseimbangannya, oleng kanan-kiri, pada teriak. Heheee…

Letak keramba ikan-nya ada di tengah danau.  Jadi untuk menuju kesana, diperlukan perahu. Dan ternyata, lokasi keramba konon bisa berpindah-pindah sendiri🙂 Jadi si pemilik keramba biasanya mengenali dr rumah-rumah yg  sengaja dibuat untuk para penjaga tambak, dan tentu saja panduan dr si penjaga tambak. Jadi, keramba ini ada yg menjaga 1×24 jam. Mereka mendirikan saung permanen seadanya, untuk mereka berteduh dr kepanasan dan kehujanan.  Kasihan juga mereka, hidupnya terasing dari keramaian. Ada juga yang mengajak anak istrinya hidup disini, malah dapat cerita ada yang punya anak bayi beberapa kali kejebur di keramba. Untungnya mereka punya jaring! Jadi si anak tidak kejebur langsung di kedalaman. Hiiy…serem ya!

Sampai keramba, kita semua asik dengan aktivitas masing-masing. Keliling keramba, sekaligus menjaga ponakan yg aktif banget jalan kesana-kemari🙂 takut juga kejebur, harus pintar jaga keseimbangan. Karena buat jalan hanya terbuat dari bambu-bambu panjang yg disusun 3-4 baris. Itupun beberapa pijakannya ada yg sudah rapuh. Seru sekali sebetulnya, terutama saat dikasih makan. Kita kasih makan, mereka langsung berebut berkumpul! Apalagi di tempat yg satu kotak isinya ikan yang sudah besar-besar. Whuaa.. ga usah mancing, bisa dapet banyak!

Puas main sama ikan, ditambah cuaca yang sedikit mendung. Kita kembali ke pinggir danau. Dan melanjutkan perjalanan ke rumah saudara yang punya keramba untuk makan besar! Semuanya serba IKAN🙂 ditambah sate Maranggi yang maknyus itu.  Alhamdulillah yah..kenyang. dan GRATIS😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s