BACKPACKER KE THAILAND

Posted: October 30, 2012 in Travel

DAY-1 ( 6 Juni, 2012)

CGK – HKT 4PM – 6.50PM

Setelah lama menghindari Thailand sebagai tempat tujuan wisata  #uhuks… Finally, saya memutuskan pergi kesana bersama 2 teman saya. Mendapatkan tiket promo Air Asia seharga Rp 526rb ke Phuket (untuk 2 orang) pun tak lagi dilewatkan. 1 teman saya lagi yang booking belakangan, tidak dapat harga segitu, get lucky banget! Sempat delay 1 jam menunggu antrian terbang, telat 1 jam dari yang dijadwalkan, jam 5 pesawat baru take off dari bandara Cengkareng.

Tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dan Thailand, sampai bandara Phuket sekitar pukul 8 malam. Bandaranya sangat kecil, dan sempat mengalami cuaca buruk dalam penerbangan. Kita sudah booking hotel di Poppa Palace sekitar daerah Patong, sekitar 1 jam perjalanan dari bandara Phuket. Untuk menghemat biaya, disana ada transportasi Van Airport (mirip mobil travel gitu) dimana isinya bisa diisi beberapa orang, tapi diantar sesuai tujuan. Untuk wilayah Patong, masing-masing kita membayar 150baht. Isinya orang Indonesia semua :) barngan kita itu ada beberapa seleb juga, Cuma saya tidak hafal namanya. Pernah lihat beberapa kali aja wara-wiri di Tv :) Sampai bandara, sempat dikerubutin calo-calo yang menawarkan transportasi ke arah Pathong, namun ternyata naik Van tetap yang termurah. Akhirnya kami memilih naik Van.

Sayang sekali, kita ke Phuket bukan di saat yang tepat. Disana cuaca sedang buruk. Kebetulan sebelum kesini, kita sudah pesan diskon voucher dari disdus.com untuk paket wisata Phuket. Namun akhirnya beberapa jadwal harus di-cancel. Hiks… Yang tadinya kita akan memakai perahu kecil privat, namun karena ombak sangat besar, dan kita Cuma satu hari di Phuket. Finally dipindahkan ke kapal besar berangkat bareng rombongan lain, menuju Phi Phi Island.

Tempat kita menginap di Hotel Poppa Palace juga lumayan bagus,meski tempatnya tidak persis di pinggir jalan, tapi sedikit menjorok ke dalam. Cozzy. Namun tipikal wilayah Phuket ini, kalau kita liat-liat seperti di Bali. Susah angkutan umum, jadi kalau kmana-mana ya harus carter (mobil/motor).

***

DAY-2, 7 JUNI 2012 : PHUKET

Besok paginya, sekitar pukul 7 pagi kita sudah dijemput mobil travel menuju dermaga yang akan membawa kita ke Phi-Phi Island. Hujan deras! Dan mengakibatkan banjir di beberapa lokasi yang menghambat perjalanan . Sama aja ternyata kaya di Jakarta ya… hujan, Banjir! Ckckckck…..

Sampai dermaga, ternyata hujan belum berhenti juga. Untungnya kita sudah prepare jas hujan plastik dari hotel. Tapi jadinya ga indah gitu, karena photo shoot-nya selalu pakai jas hujan :) Dan salahnya, kita pilih lokasi tempat duduk di atas dek. Kehujanan, keanginan, finally disuruh pindah ke dalam karena dikhawatirkan terjadi sesuatu. Anginnya kenceng bener!

Parahnya…kita ga’ sarapan di hotel (karena terlalu pagi berangkatnya). Walhasil sepanjang jalan kelaparan, karena di kapal yang disediakan Cuma snack gitu. Hiks….

Sampai di Phi Phi ternyata cuaca masih buruk, hujan dan angin. Yang harusnya ada jadwal snorkeling pun terpaksa dibatalkan. Whuaaaa….nangis deh! Bener-bener salah waktu. Sampai di Phi Phi sudah saatnya jam makan siang, kita dibawa ke sebuah restaurant hotel untuk makan siang disana (FYI, Paket tour kita termasuk makan siang). Satu meja terdiri dari beberapa orang, makanan sudah tersedia di meja, tiap habis di-isi lagi. Kenyang banget deh pokoknya! Makanannya juga enak-enak. Ada Sea Food sama western Food. Barengan saya waktu itu satu meja dengan orang bule dan orang Malaysia.

Kenyang makan, bingung mau ngapain…karena hujan deras. Akhirnya maksain juga sih foto-foto di tengah hujan. Sayang banget kan kalau sudah sampai sini jauh-jauh ga ada dokumentasi (bilang aja narsis sih, hehee…). Ga lama juga kita disini, karena sudah harus balik ke kapal.

Dan parahnya, cuaca tambah buruk! Kita dari awal sudah sengaja pilih tempat duduk di dalam. Ombaknya dahsyat! Dengan ketinggian sekitar 1,5-2 meter. Whuaaa…stress paraaaaaaaah selama perjalanan. Komat-kamit aja terus berdo’a. Boro-boro bisa tidur, padahal saya biasanya paling gampang tertidur. Mana kapalnya ber-AC, baju basah, kedinginan deh…

Karena ombak yang tinggi, perjalanan pun menjadi sangat lama. Selama perjalanan banyak yang mabuk laut, dan selama perjalanan itu pula banyak di bagi-bagikan kantong kresek untuk yang mabuk laut. Duh,parah banget deh pokoknya! Jadi inget waktu perjalanan di Ujung Kulon dulu, cuacanya juga sama lagi parah gini. Ombak tinggi, hujan. Mana dulu pakai kapal kecil, sekarang agak mendingan. Tapi sumpah, takutnya lebih parah. Pas sudah sampai di dermaga tujuan, ga henti-hentinya saya berucap syukur Alhamdulillah karena sudah sampa dengan selamat. Dan pas dilihat-lihat, kaca depan kapalnya aja retak loh…dihantam ombak.

Perjalanan belum selesai, karena perjalanan dari dermaga menuju Patong lumayan jauh juga. Untungnya banjirnya sudah surut, perjalanan lancar. Sampai hotel, kita langsung bersih-bersih, sholat dan beristirahat sejenak untuk bersiap lagi malamnya menikmati kota Patong.

Untuk saya yang berhijab, agak aneh juga sih berkeliling Patong. Karena Patong itu kan terkenal dengan wisata malamnya. Tapi sejujurnya, saya penasaran… ingin melihat “Lady Boy” Thailand yang katanya cantik-cantik mengalahkan kecantikan cewek sekalipun! Hahahaa….

Finally, ya kita jalan-jalan keliling juga. Kita bertiga, 2 diantaranya berhijab. Tapi ya ternyata bukan kita saja kok yang berhijab, masih bertemu dengan perempuan-perempuan Arab , tapi ya tidak banyak juga jumlahnya. Bersyukurnya, di sini ada juga restaurant Halal. Akhirnya kita mampir makan di situ, setelah sebelumnya berkeliling wilayah patong menikmati wisata malam dan belanja :) Sempat ketemu juga sama Lady Boy-nya, tapi ga banyak.. karena kita ga berani masuk ke wilayah itu. Habis banyak Bar-nya gitu. Hihi…

Di Resto Seafood dan makanan Thai Halal itu, kita memilih menu yang sesuai selera kita. Dan rasanya juga ga’ gitu jauh dengan masakan Indonesia. Mungkin karena letaknya masih dekat dengan Indonesia ya…masih ketemu kangkung juga! :) Tapi dengan harga yang tentunya lebih mahal dong… Lemon tea-nya aja 100 Baht!  (1 Baht sekitar Rp 300) Lemon Tea termahal yang pernah saya minum :)

Makan kenyang, kita pun pulang ke Hotel untuk packing. Karena besok pagi-pagi sekali akan melanjutkan penerbangan ke Bangkok, menuju tujuan traveling berikutnya. Saya dan satu teman saya, sedangkan yang satunya lagi kembali ke Jakarta.

Day-3, 8 Juni 2012: BANGKOK

HKT-BKK 6.55Am – 8.15 AM

Untuk harga tiket pesawat Phuket-Bangkok ini, kita mendapatkan harga 738,30 Baht saja untuk 2 orang! :) Tapi karena kita harus ngejar pesawat pagi, akhirnya kita carter mobil hotel menuju bandara. Berangkat pukul 5 pagi dari hotel, cuaca sudah tidak seburuk kemarin. Good Bye Phuket….

                ***

Sesuai jadwal, kita sampai di Bangkok. Menuju pusat kota, dari bandara Suvarnabhumi kita naik Airport Rail Link seharga 45Baht, dilanjutkan naik BTS dengan ongkos 20 Baht sampai Siam. Kalau naik Air Asia, sekarang sudah ga lewat Suvarnabhumi lagi, per-1 Oktober sudah dipindah ke Bandara Don Mueang. Tujuan kita berikutnya adalah Museum Patung Lilin Madamme Tussaud yang terletak di Siam Discovery. Wilayah SIAM ini adalah surga-nya para penikmat belanja :) banyak banget Mall-nya, keren-keren. Tapi harganya yang ga keren. Hahaa… Sekelas backpack kayak saya sih paling ya cuma mampu belanja di Mahboonkrong (MBK Shopping Centre) :D

Sebelumnya, kita sudah pesan tiket online untuk masuk ke Maddame Tussaud. Karena harganya bisa lebih murah, dapat diskon. Apalagi kalau diatas jam 5 sore, bisa setengah harga tuh! Tapi karena jadwal kita datang pagi, jadi tidak memilih harga diskon 50% itu. Kebayang dong…datang langsung kesini masih bawa-bawa ransel, dan tidak ada tempat penitipan! Hehee…

Madamme Tussaud Bangkok, selain diisi dengan tokoh terkenal dunia, juga terdapat tokoh-tokoh lokal. Seru juga sih, selain bisa lihat patung lilin yang mirip aslinya, apa dan siapa mereka, juga bisa foto narsis yang bikin saya dan teman saya saja ngakak lihat hasil-hasilnya. Gokil banget deh pokoknya! :D Selain tokoh manusia, ada juga patung Doaremon film Favorit saya dari kecil sama patung Spiderman, tokoh kartun yang saya juga suka. Komplit! Eh, sebetulnya kurang juga… pengen banget sebenernya difoto di Patung Robert Pattinson sama Lee min Hoo, sayangnya GAK ADA. Huhuuu……

Oh ya, kalau nanti disana ada yang motret-motret kita (di Patung Obama) bilang aja ga mau, kalau emang merasa ga penting. Karena nanti di pintu keluar ada foto yang akan dicetak. Meskipun dari beberapa jepretan, kita tidak diwajibkan mencetak semua. Akhirnya kita pilih saja yang foto terkecil, itupun 200Baht. Karena awalnya kirain gratis! :-p  Tapi mayanlah buat kenang-kenangan, karena dibawah foto itu nanti da tulisan Madamme Tussaud-nya, dan Soft Copy-nya juga akan di-email.

Puas foto-foto, kita lanjutkan shopping di BMK. Kalau dilihat-lihat sih MBK ini mirip ITC Mangga Dua-nya di Jakarta. Harga-nya juga murah-murah. Dari Souvenir, sampai baju, selatu, tas, aksesoris, smua ada! Pasti perempuan yang hobby belanja senang berada disini :)

Sampai capek juga kita keliling sampai malam! Gak sanggup lagi buat jalan ke BTS bawa belanjaan,  kita akhirnya naik taksi ke penginapan. Kita memilih penginapan di Erawan house, beradasarkan referensi dari salah satu buku travelling. Tempatnya lumayan jauh dari MBK, Alhamdulillah dapat supir taksi yang baik banget. Bapak supirnya ga tau jalan, dia telepon temannya minta dikasih petunjuk arah menuju ke Hostel. Alhamdulillah….  di Erawan House hitungan per-hari lumayan  murah dan layak huni. Tempatnya tidak persis di pinggir jalan, tapi ada papan kecil petunjuk arah di depan gang-nya.  Agak sempit sih kamarnya, dan tidak ada lift sodara-sodara! Kita kebagian di lantai 3. Untungnya ada orang yang bawain sampai atas, tinggal kasih tips aja secukupnya. Disini juga tersedia WIFI gratis loh…..

Setelah browsing dan upload foto, akhirnya kita pun pulas tertidur. Kecapean! :) Butuh menyimpan tenaga lagi buat keesokan harinya melanjutkan perjalanan keliling Bangkok.

 

Day-4, 9 Juni 2012: BANGKOK

Karena pesawat kepulangan kita ke Jakarta malam hari, jadi kita masih punya waktu seharian lagi buat keliling Bangkok. Rencana kita hari ini ingin pergi ke lokasi wisata: Grand Pallace, Watpho, trus nyebrang ke Wat Arun. Mayoritas orang Thailand beragama Budha. Wisata-nya kebanyakan Candi-candi gitu…

Paginya kita langsung check out dari Hotel, barang-barang bisa kita titip di resepsionis, biar ga ribet bawa-bawa ransel dan “anak-anak”nya :) barang yang kita anggap cukup berharga dibawa.

Dari tempat kita menginap kita sengaja jalan kaki ke Grand Pallace. Kalau lihat peta sih deket, tapi ternyata jauuuuuh! Untung masih pagi :) sekalian mengenal wilayah, ada spot menarik kan bisa jepret-jepret motret.

GRAND PALLACE

Grand Pallace ini ceritanya dulu tempat kerajaan, tapi sekarang sudah ga ditempatin lagi. Bangunannya keren! Warna-warna emas. Reliefnya juga bagus-bagus. Cuma sayang banget pas kita kesana lagi crowded, jadi sudah motret bagus, kehalang orang terus. Hati-hati kalau ada yang bilang tempat ini tutup, baru buka siang. Biasanya sopir tuk-tuk nipu, terus nanti kita diajak jalan-jalan ke tempat lain yang ga’ worth it. Itu pengalaman yang pernah saya baca di buku/blog traveling, makanya sekarang di Grand Pallace pakai pengeras suara selalu dikasih tahu berulang-ulang” Hati-hati dengan mereka yang bilang Grand Pallace tutup, jam operasi grand Pallace dari jam 8.30 sampai jam 15.30” dengan harapan tidak banyak lagi turis tertipu. Harga tiket masuk-nya 200 Baht. FYI, di kamar hotel juga ada tuh peringatan yang ditempel, harap berhati-hati dengan sopir tuktuk.

WAT PHO

Dari Grand Pallace, kita lanjut ke Wat Pho. Dari peta sih liatnya deket, tapi nyasar juga :) karena Grand Pallace itu sangat luas, kita ngambil jalan yang salah, malah muterin Grand Pallace dulu . Kita ingin ke Wat Pho itu buat lihat patung Budha besar dalam posisi yang lagi tidur. Masuk kedalamnya juga ga’ boleh pakai sepatu, tanpa alas. Buat yang agamanya Budha sih sambil berdoa, kalau kita buat liat-liat aja sambil foto. Habis itu keliling kompleks juga sama, bangunan candi gitu. Akhirnya ga lama disitu, kita keluar lagi. Melanjutkan perjalanan ke Wat Arun.

Dari Wat Pho ke Wat Arun, kita harus nyebrang dulu naik perahu. Cuma 1 Baht kok ongkosnya. Udah gitu tempat perahunya nyelip gitu, masuk-masuk ke pasar yang banyak ikan asin-nya :) Dan lucunya. Waktu di Wat Arun kita salah masuk gitu. Kita masuk ke tempat yang disangka bangunan Wat Arun, kok sepi…. pas dilihat-lihat lagi. OMG, ternyata itu kuburan!!!!! Tempat nyimpen abu kremasi. *Kabuuuuuuuuuuuuuur!. Bangunan Wat Arun ada di sebelah kompleks kuburan itu. Masalahnya ga kelihatan banget itu kuburan, karena banyak patung-patung gitu. Tapi pas dilihat-lihat, kok ada dipasang juga foto-foto orang, dan pas dilihat-lihat lebih jelas.. itu adalah foto orang meninggal :-/

Dari Wat Pho, kita memutuskan untuk mengambil barang ke penginapan dan mampir sebentar ke MBK untuk membeli barang yang belum sempat dibeli kemarin , plus ngabisin duit Baht :) Sambil nyari makan dan sholat. Oh ya, di BMK ini jangan khawatir buat yang muslim, karena di pojok parkiran lantai 6 tersedia juga tempat sholat. Mungkin karena (Kalau dilihat-lihat) mayoritas yang belanja disini banyakan orang Melayu dan Arab :)

Dari penginapan ke MBK kita nyobain naik tuktuk, mahal dikit gapapa, sudah di Bangkok ga nyobain naik tuktuk bikin penasaran juga. Asal ga’ getok abis harganya. Setelah sebelumnya kita survey harga dulu, ga beda jauh sama naik taksi kemarin, akhirnya kita memutuskan naik tuktuk. Bangkok lumayan macet juga, untungnya kita pakai tuktuk. Mirip Bajaj di Jakarta, kendaraan ini ajaib juga ngepot-nya. Idem banget deh sama Bajaj :) tapi bersyukur juga, bisa cepat sampai ke MBK. Karena kita diburu waktu juga, jadwal keberangkatan pesawat jam 8.40PM.

Sedikit tips buat yang hobby belanja: Bawa tas yang ada roda-nya ya :) repot juga loh naik turun tangga kalau naik kendaraan umum. Bangkok biar macet tapi sedikit lebih unggul dibanding Jakarta, transportasinya mudah. Disini mereka punya BTS, dan ke airport juga bisa naik kereta. Sedikit mempercepat waktu tempuh ketimbang naik mobil, tapi ya itu… ga dijamin kosong-kosong amat :)

Comments
  1. sriayu utami says:

    kapan lagi ke thailand, mau dong ikutan wisata backpacker, tahun kemarin aq juga ke sana

  2. satrio wicaksono says:

    kerenn =)

  3. candra says:

    makasih mba atas infonya :D

  4. berapa total dana semua nya gan….

    • jul2julia says:

      Jadi..kelemahan saya adalah ga’ rajin nyatet pengeluaran :) Pokoknya,diluar biaya pesawat+hotel yg udah di booking online, bawa uang sekitar 2jt-an cukup lah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s